Anggaran dana APBD sebesar Rp 651.605.000,- yang telah digunakan untuk pembangunan puskesmas tersebut dikatakan kurang dan akan berlanjut untuk anggaran tahun depan tutur salah satu kepala seksi dinas kesehatan kota makassar saat dijumpai oleh tim investigasi. Perkataan ini termuat setelah adanya perbincangan perihal dugaan akan adanya keterlambatan penyelesaian pembangunan puskesmas tersebut.
Untuk pembangunan sebuah puskesmas memerlukan 2 kali anggaran itu bisa saja dengan melihat fisik bangunan. Namun jika hanya alibi suatu pembenaran itu perlu di investigasi lebih jauh. Puskesmas jongaya ini akan menjadi liputan menarik jika adanya suatu alibi dari sebuah kesalahan. (bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar