Renovasi gedung DPRD GOWA yang menelan biaya Rp2.200.000.000,- dari dana APBD menemui suatu dugaan kecerobohan saat pembuatan papan proyek. Saat menelusuri proyek tersebut, papan proyek yang ditemukan kurang asyik dibaca karena kurun waktu pembangunan kurang jelas manakala hanya ada tulisan mulai dan selesai serta untuk anggaran dana bersumber dari mana juga dinilai kurang jelas. Tidak ada keterangan waktu mulai dan selesai proyek tersebut. AZIS yang konon merupakan mandor dilokasi tersebut kami berbincang singkat menyatakan proyek ini dimulai agustus dan berakhir desember 2011 tahun ini. Tapi melihat tahap penyelesaian sepertinya hal tersebut sulit terealisasi karena waktu sangat singkat dan prosesnya belum ada yang tampak. Papan proyek yang tidak ada kurun waktunya membuat kami lebih jauh menelusuri hal ini. Dari penelusuran kami mencoba menemui sang pemenang CV.JIRANA yang berkantor di kota makassar jalan landak baru. Al hasil dari kunjungan kami, H.SAID dalam hal ini nama yang disebut AZIS sulit kami temui karena kesibukan yang padat walaupun kami telah beberapa kali mencoba menghubungi untuk kejelasan dugaan kesalahan tulisan dipapan yang tidak jelas.
Apapun itu namanya suatu proyek pemeintah sebaiknya ada kejelasan agar kurang menuai suatu tanda tanya.(JR)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar