Translate

Selasa, 20 November 2012

TERINDIKASI SISA AMPAS USAHA INDUSTRI TAHU MENCEMARI UDARA DAN AIR DI KANAL SEKITAR JALAN SUNGAI SADDANG KOTA MAKASSAR

LIPUTAN INV - Masih berbincang masalah limbah usaha, kali ini tim LSM RABSI mencoba membagi informasi akan adanya indikasi penambahan potensi pencemaran air kanal akibat sisa limbah cair usaha pembuatan tahu dan indikasi potensi pencemaran udara sekitar usaha industri tersebut.
air dari saluran pembuangan industri tahu.
Lokasi usaha yang terbilang di lokasi padat penduduk di bilangan jalan inspeksi kanal sungai saddang baru terindikasi akan adanya kesalahan prosedur pengolahan sisa usaha dan/atau limbah usaha produksi tahu. Dari lokasi sering termonitor asap hitam yang mengepul dari cerobong asap yang terbilang rendah yang tertiup masuk ke rumah warga sekitar serta air yang menjadi sisa usaha berwarna putih berbusa serta berbau kurang sedap ditambah ampas tahu yang merupakan partikel padat yang juga menimbulkan bau juga kurang enak. Tim liputan mencoba membagi informasi kepada pemirsa setia usaha tahu yang terindikasi berpotensi merusak air kanal dan udara sekitar.

Senin, 19 November 2012

MANTAN ISTRI MUDA TERLAPOR MENCURI OLEH SUAMINYA

LIPUTAN INV - MKS  "Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih"  inilah yang dialami oleh seseorang mantan istri yang telah terlapor mencuri dari sebuah bank lewat ATM milik mantan suaminya. Sudah terlapor mencuri, terancam di piadana serta telah menyandang mantan isteri alias janda. Nilainya pun tidak terlalu besar hanya berkisar sembilan jutaan lebih.
Sebut saja samaran YUL (red)  yang konon kabar telah menjalin hubungan suami istri sejak tahun 2009 silam (menuru surat keterangan nikah) dengan seseorang yang bernama sebut saja H.D (red). Setelah menjalin kasih yang cukup lama, akhirnya YUL di bawa ke muka pengadilan dengan tuduhan mencuri dan/atau membobol ATM milik suaminya H.D saat malam hari.

Rabu, 07 November 2012

KETUA MAJELIS HAKIM RAILAM SILALAHI MENENGUR JAKSA PENUNTUT UMUM

  " UNTUK PAK JAKSA PENUNTUK UMUM, SAKSI UNTUK PERSIDANGAN MENDATANG DIHARAPKAN SEGERA HADIR SAAT SIDANG, MELIHAT WAKTU PENAHANAN PENGADILAN SEGERA HABIS  TIDAK PERLU TERLALU SIANG HARI ......."TUTUR RAILAM SILALAHI (KETUA MAJELIS HAKIM)

LIP INV - MKS  Tim Invesigasi LSM RABSI yang mengikuti kasus penganiayaan terduga DG.JARUM memasuki babak penghabisan. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya sidang penganiayaan terhadap DG.JARUM yang di tuduhkan kepada dua saudara (ARDI _ ANIKA) akhirnya tersidang juga di ruang utama pengadilan negeri kota makassar. Agenda kali ini meliputi mendengarkan saksi - saksi korban.

Selasa, 06 November 2012

BANGUNAN TEMBOK RUMAH SAKIT LANTO DG. PASSEWANG KABUPATEN JENEPONTO BERCAMPUR KULIT KERANG LAUT




foto kulit kerang bercampur semen saat plesteran tembok
  "SUDAH BAPAK LIHAT SENDIRI BANYAK KULIT KERANGNYA PAK BERARTI PASIRNYA PASIR LAUT:" TUTUR IPPANG.

LIP INV - JNP   Pasir merupakan bahan utama dalam percampuran beton. Namun apa jadinya jika pasir yang digunakan untuk mendirikan bangunan pemerintah berasal dari laut. Pasir laut terdeteksi karena adanya percampuran butiran pasir dengan beberapa biota laut meliputi kulit kerang, binatang laut dan patahan terumbu karang. Ini temuan peliputan bangunan yang memakai pasir laut.
Dari keterangan singkat diatas, mari kita melihat bangunan baru gedung rumah sakit LANTO DG.PASSEWANG Kabupaten Jeneponto menimbulkan tanya TIM INVESTIGASI LSM RaBSI, karena temboknya memiliki beberapa kulit kerang dari laut.(foto tembok dilpester lengkap kulit kerang).

Rabu, 31 Oktober 2012

PEMERIKSAAN SAKSI KORBAN MENYULITKAN DIRINYA SENDIRI SAAT TERPERIKSA DI PENGADILAN NEGERI KOTA MAKASSAR

saksi korban (DG.JARUM) yang plin-plan



LIPUTAN INV - MKS   BEDAKAN BALOK DENGAN BAMBU
INILAH SEKILAS KUTIPAN DARI PERKATAAN SAKSI KORBAN DG. JARUM DAN ANAKNYA SAAT DIPERIKSA DI DEPAN KETUA MAJELIS HAKIM RAILAM SILALAHI
Dg.JARUM (saksi korban) mengatakan ,"Saya dipukul dengan balok, saat membuka sepatu mau masuk ke rumah ARDI, saya tidak bawa badik, dan saya sendiri ke rumah ARDI. Luka saya banyak ditangan dan kepala banyak benjol-benjol" 
Anak saksi korban Zainal Abidin mengatakan,"Saya ke rumah ARDI bersama bapak saya, bapak saya membawa senjata (badik)....."

Senin, 29 Oktober 2012

JAGOAN PULAU KODINGARENG HAJI MD HANYA BERANI SAMA ANAK USIA 13 TAHUN

Liputan INV- MKS  KONON Jagoan Pulau KODINGARENG yang tersohor dengan julukan JENDERAL TUJUA yang bernama HAJI MD,  tidak pernah bisa tersangkut masalah apapun karena belum ada orang yang dilahirkan dimuka bumi ini mampu menandingi kejagoan Haji MD, Namun di akhir -akhir ini kabar tersebut terkikis dengan hadirnya sosok anak belia usia 13 tahun yang bernama NR yang mampu menaklukkan jawara Haji MD. Hal ini juga bisa terjadi karena kesombongan dan keangkuhan Haji MD saat memukul anak tersebut di depan umum dan menyebut dirinya (HAJI MD) tidak ada yang berani samanya satu pulau

Minggu, 14 Oktober 2012

DUGAAN PERMAINAN PENYIDIK POLISI SEKTOR KOTA PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR, MENILAI PERKARA PENGANIAYAAN TIDAK OBJEKTIF SERTA MELANGGAR TRI BRATA POLRI DENGAN MENGUKUR SEMUANYA DENGAN RUPIAH

LIPUTAN INV MKS - MKS   "BANYAK KASUS LAIN YANG LEBIH MENJANJIKAN, DARIPADA KASUS INI.  TIDAK USAH DIKERJA KASUS INI PAK KASUS INI TIDAK ADA UANGNYA" TUTUR PENYIDIK  POLSEK PANAKKUKANG "SF"
HARTATI (ORANG MISKIN) KORBAN PENGANIAYAAN
 Hartati sang loper koran di bawah FLY OVER tak punya uang (masyarakat miskin) adalah dugaan korban dari tidak objektifnya penyidik sektor kota PANAKKUKANG kota makassar. Hal ini dapat tersebut dari adanya surat terbuka dari keluarga HARTATI dan investigasi LSM RaBSI ke polsek PANAKKUKANG beberapa hari lalu yang merasa kaget akan ucapan penyidik, " Tidak usah di kerja kasus  ini pak, kasus ini tidak ada uangnya."
Laporan polisi nomor : LP/1191/VII/2012/RESTABES MKS/Sek.Pnk, Tanggal 25 JULI 2012, tentang adanya dugaan tindakan penganiayaan sebagai mana dalam pasal 351 KUHPidana. tidak terproses karena dugaan HARTATI tidak punya "uang".

Senin, 24 September 2012

OKNUM PANTI SOSIAL MATTIRODECENG MENARIK PUNGKI TANPA PEDULI PUTUSAN KEPALA PANTI


panti sosial Mattrirodecng
LIPUTAN INVESTIGASI - MKS   Masih jelas diingatan para pembaca setia tulisan informasi pungli  di panti sosial mattirodecceng, dan setelah diklarifikasi kepada dinas sosial provinsi Sulsel dan ke panti sosial sendiri dalam hal ini kepala panti. Intinya pembayaran (pungutan liar) tidak dibenarkan. Namun sayang oknum pelaku masih saja menarik uang kunjngan meski sudah ada pegawai panti yang dimutasikan, masih ada juga yang menarik uang pengunjung.

Minggu, 23 September 2012

PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU SD.ISLAM CAKROAMINOTO KECAMATAN TALLO TERINDIKASI MERUBAH UKURAN BESI

KATANYA ... BESI 14MM, DI LIHAT BESI 13MM
"BESINYA ITU BESI 14 mm BOS TIDAK MUNGKIN SALAH,...INI PROYEK DARI KELUARGA ....." tutur Anas (sebelum melihat fisik dan mengukur dengan zigma)

LIPUTAN INV - MKS  Masih membicarakan masalah pembangunan dan rehab ruang dan gedung sekolah dasar yang penuh kecurangan, di kesempatan ini kita coba membicarakan SD. ISLAM COKROAMINOTO  di kecamatan tallo, yang saat di lokasi tim Investigasi LSM RaBSI menemukan bahan bangunan berupa besi yang tidak sesuai dengan gambar yang ditentukan oleh Dinas Pendidikan kota makassar. Pembuktiannya lewat beberapa perbincangan dengan ANAS sang pengawas proyek serta temuan tangkapan kamera foto.

Jumat, 21 September 2012

LIMBAH MEDIS RS.FAISAL TERKESAN TIDAK TEROLAH DENGAN BENAR


tampilan tempat sampah limbah medis RS FAISAL
"Umumnya tempat usaha yang menghasilkan limbah, wajib memiliki tempat penyimpanan sampah sementara (TPS) dan itu ada izinnya dari dinas lingkungan hidup. Tempatnya pun ada standardnya sesuai undang-undang dan perda. Untuk limbah medis memiliki pengelolahan yang khusus dan wajib dibakar dalam incenerator" tutur HAMDANNI kasie dinas lingkungan hidup kota makassar 

LIPUTAN INV-MKS  Limbah merupakan hasil dari sebuah kegiatan. Limbah pun memerlukan pengolahan dengan baik dan benar seperti yang teruang dalam perundang-undangan dan peraturan daerah. Namun apa jadinya jika limbah tidak terkelola dengan baik???? Inilah yang tim investigasi temukan kembali di rumah sakit ternama dikota makassar. Limbah ini dikenal dikalangan dinas lingkungan hidup dengan nama LIMBAH MEDIS.

DUGAAN AKAL-AKALAN SANG PENYIDIK POLSEK DALAM MENANGANI SEBUAH KASUS PENGANIAYAAN

dg.jarung (katanya tangannya luka terbuka- buktinya ....!!!!!)
"KALAU UNTUK BADIK ITU SUDAH JELAS MILIK DG. JARUNG, TAPI TIDAK BISA KAMI TAHAN KARENA SAKIT DAN MASIH DIRAWAT DI RUMAH SAKIT LABUANGBAJI, KALAU SUDAH SEHAT NANTI PASTI KAMI AKAN MENAHANNYA JUGA KANDA KARENA SUDAH DITETAPKAN TERSANGKA  OLEH KAMI PENYIDIK ....PASTI ....MASUK..."  TUTUR ADNAN PENYIDIK POLSEK PANAKKUKANG
 LIPUTAN INV - MKS  Kasus penganiayaan di salah satu wilayah polsek di kota makassar menuai tanya dan dugaan akal-akalan penyidik.Setelah kita membaca kutipan percakapan oknum penyidik polsek panakkukang diatas kita bertanya kasusnya apa. Nah kasus ini adalah kasus penganiayaan yang terjadi di jalan AP.Pettarani III kota makassar kecamatan Panakkukang.

PROYEK SD. TELLO BARU II MENUAI TANYA DAN TERINDIKASI TIDAK SESUAI DENGAN GAMBAR (RAB)

gambar besi yang terindikasi tidak sesuai dengan gambar.(dg.empo)
"besi ukuran 12 mm tidak ada pak, hanya besi 10 mm. Ini besi yang di bawa oleh toko dan kami pasang pak, Kayaknya perasaanku melihat besi 12mm tidak ada Papan imbnya tidak tahu karena tidak ada pak,"dg. Empo

LIPUTAN INV - MKS   Pembesian disebuah proyek sangatlah penting, namun apalah jadinya jika sebuah proyek merubah ukuran diameter besinya. Hal ini tim investigasi mencoba mengidentifikasi hal tersebut dan menduga pembesian di SD. TELLO BARU II tidak sesuai dengan gambar. Papan proyek untuk kejelasan situasi proyek pun tidak ada di lokasi. Sang tukang besipun dilokasi menuturkan hal ini sehingga kasus ini pun menjadi investigasi menarik.

PROYEK ASAL-ASALAN DAN PAPAN PROYEK BUTA MEWARNAI SD. INPRES BATUA II



papan proyek buta- apa yang dapat dibaca
papan proyek buta
Liputan INV-MKS  Umumnya proyek pemerintah memiliki papan proyek yang bisa kita melihat nomor kontrak, pelaksana dan nilai proyek serta banyak lagi. Namun apa jadinya jika di kota makassar proyek di dinas Pendidikan kota Makassar tim investigasi menemukan sedikit kelucuan, yakni papan proyek yang kosong menghiasi dinding sokolah yang dikerja. Taufiq adalah tim investigasi LSM RaBSI menemukan kelucuan ini lokasinya di SD Inpres BATUA II yang terletak di jalan Abd. Dg. Sirua wilayah kecamatan Manggala kota Makassar. PAPAN PROYEKNYA KOSONG.  dan  proyeknya asal jadi.

Selasa, 11 September 2012

TERINDIKASI PEMBAYARAN DI PANTI SOSIAL MATTIRO DECCENG "PUNGLI"

LIPUTAN INV - MKS    Pada umumnya sering kita melihat orang membesuk keluarga di suatu panti sosial tanpa ada pungutan uang perkepala pembesuk. Adapun pembayaran biasanya dilengkapi dasar hukum jelas dalam peraturan yang mengikat agar tidak terkesan ada pungutan liar ala korupsi.  Namun lain halnya yang terjadi di sebuah panti sosial rehabilitasi di kota Makassar. Panti Sosial ini bernama panti sosial MATTIRO DECCENG yang terletak di kecamatan biringkanaya kotamadya makassar. Dari hasil temuan anggota LSM-RABSI di lokasi diadakan pungutan alias pembayaran bagi pembesuk keluarga anggota masyarakat yang terjaring razia pekat di jalan. Sebut saja "BUNGA" yang terjaring akibat dugaan PSK jalanan. Saat keluarga berkunjung ke lokasi panti sosial, mereka diminta uang sebesar Rp 5000,- (lima ribu rupiah) per kepala pengunjung. Hal tersebut mengundang tanya keluarga,  uang tersebut digunakan apa dan mengapa ada pembayaran sedangkan tanpa karcis.